
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada Rabu (12/08). Pembukaan dilaksanakan pada pukul 08.10 WITA dan dipimpin langsung oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Undiksha. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak salah memilih Undiksha sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan. Pada tahun ini, Undiksha menyediakan daya tampung sekitar 6.500 mahasiswa baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.742 mahasiswa telah terdaftar pada jenjang sarjana (S1) dan diploma. Sementara itu, masih terdapat sekitar 900 kursi yang dapat diisi oleh calon mahasiswa. Menurut Rektor, peningkatan jumlah mahasiswa baru menunjukkan adanya kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat terhadap Undiksha sebagai perguruan tinggi.“Ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan kepada Undiksha sebagai salah satu universitas yang berbiaya tidak mahal tetapi tidak tergolong murah, semakin meningkat,” ujarnya.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Prof. Lasmawan juga menyampaikan optimismenya terhadap generasi Ganesha muda 2026. Ia melihat para mahasiswa baru sebagai sosok cerdas yang berpotensi menjadi generasi terbaik bangsa di masa depan. Sejalan dengan harapan tersebut, Rektor berpesan agar kesempatan untuk menempuh pendidikan di Undiksha tidak disia-siakan. Ia berharap mahasiswa dapat menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan studi secepat mungkin dengan tetap mengutamakan kualitas.
Selain memberikan motivasi kepada mahasiswa baru, Rektor turut menegaskan sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh panitia PKKMB. Menurutnya, mahasiswa baru merupakan warga yang pertama kali datang dan mengenal lingkungan Undiksha. Oleh karena itu, panitia diminta untuk memastikan agar rangkaian PKKMB dapat memberikan pengalaman yang baik dan tidak membuat mahasiswa kecewa terhadap pilihan perguruan tingginya.
Panitia juga diingatkan agar tidak memberikan beban berlebihan kepada mahasiswa baru, termasuk membebankan pembayaran di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Kenyamanan mahasiswa selama mengikuti seluruh rangkaian PKKMB menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.“Berikan kenyamanan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan PKKMB tersebut, Rektor berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga mulai membangun pengalaman dan mempersiapkan diri untuk menjalani proses pendidikan di Undiksha. PKKMB diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Setelah pembukaan dan penyampaian arahan dari Rektor, agenda PKKMB kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang disampaikan oleh Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. Dalam pemaparannya, Prof. Brian membahas perkembangan sistem pendidikan secara umum yang terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi.

Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian dalam pemaparan tersebut adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan. Prof. Brian menekankan bahwa mahasiswa perlu mampu memanfaatkan AI secara bijak sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan menjadikannya sebagai sarana untuk bermalas-malasan atau menghindari proses belajar.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan mahasiswa untuk tetap aktif belajar, berpikir kritis, dan bertanggung jawab terhadap proses pendidikan yang dijalani. Pemanfaatan AI diharapkan dapat menjadi alat pendukung yang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan dan pengetahuan, bukan menggantikan kemauan untuk belajar.
Penulis : Tim 1 Liputan PKKMB 2026


