
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) resmi menggelar rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Kampus Tengah Undiksha, Rabu (12/8/2026). Melalui sesi sosialisasi program Internationalisation at Home (IaH), Wakil Rektor I Undiksha mengajak ribuan mahasiswa baru untuk tidak hanya jago di kandang, tetapi juga berani menembus panggung internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I., menjelaskan bahwa Undiksha telah menyiapkan berbagai program serta fasilitas skala internasional yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mencetak prestasi di kancah global.
Program Internationalisation at Home sendiri merupakan konsep pendidikan tinggi yang mengintegrasikan dimensi internasional dan antarbudaya ke dalam kurikulum formal maupun non-formal di dalam kampus tanpa mengharuskan mahasiswa pergi ke luar negeri.
Dalam upayanya menjadi trendsetter university, Undiksha berkomitmen menjadikan kampus sebagai rumah belajar bagi masyarakat internasional lewat kolaborasi Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPPPM), fakultas, hingga Badan Kerjasama Universitas.
Prof. Rasben menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program inbound (mahasiswa asing yang belajar di Undiksha) maupun outbound (mahasiswa Undiksha yang belajar ke luar negeri) sangat penting untuk membangun iklim akademik dan memperluas wawasan masa depan mereka.
“Harapan saya dan universitas, mahasiswa inbound maupun outbound dapat memberikan dampak positif bagi academic environment kita. Lingkungan akademiknya akan tumbuh dengan baik. Selain itu, kami ingin memberikan international experience dan global perspective kepada mereka, karena kita tidak pernah tahu kelak mereka akan bekerja di mana, berteman dengan siapa, atau berelasi dengan siapa,” ujar Prof. Rasben.Lebih lanjut, beliau juga memahami kondisi finansial mahasiswa yang beragam dan siap memberikan dukungan penuh melalui skema beasiswa.
“Sekitar 60 persen mahasiswa kita merupakan golongan ekonomi menengah ke bawah. Oleh karena itu, kami selalu berusaha mencarikan mereka beasiswa untuk mengikuti program-program internasional. Seperti anak-anak kita yang sudah berangkat ke Taiwan, sebelumnya mungkin tidak terbayang memiliki kesempatan itu. Saya berharap dari 4.715 lebih mahasiswa baru tahun ini yang jumlahnya meningkat dari tahun lalu banyak yang mengambil kesempatan ini untuk menambah wawasan dan pengalaman mereka,” pungkasnya.
Penulis : Tim 1 Liputan PKKMB 2026


