Etimologi Ulah Pati
Istilah ulah pati berasal dari bahasa Bali, yang secara harfiah tersusun dari dua kata: ulah dan pati. Kata ulah dalam bahasa Bali merujuk pada tindakan, atau perbuatan yang disengaja, sedangkan pati berarti kematian atau mati. Secara etimologis, ulah pati berarti “perbuatan yang menyebabkan kematian” atau “tindakan yang berakibat kematian” pada diri sendiri. Dalam budaya Bali, istilah ini kemudian dipakai secara spesifik sebagai padanan lokal untuk bunuh diri, yaitu tindakan individu yang secara sadar mengakhiri hidupnya. Penggunaan istilah ini bukan semata-mata deskriptif, tetapi mengandung konotasi moral dan religius yang kuat karena kata pati dalam tradisi Hindu Bali tidak hanya menunjuk pada berakhirnya kehidupan biologis, tetapi juga menyangkut perjalanan rohani setelah kematian.
Ulah pati dipandang secara negatif dalam agama Hindu, karena kehidupan dianggap sebagai karunia Tuhan yang harus dijalani sebagai bagian dari perjalanan spiritual, sedangkan mengakhiri hidup secara sengaja berarti menghentikan proses karma dan dharma yang sedang dijalani. Bunuh diri juga dipandang sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip ahimsa (tidak menyakiti) karena merupakan tindakan kekerasan terhadap diri sendiri.
https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/JPAH/article/view/4750/2244
Data/Statistik
Jumlah kasus ulah pati di Bali terus menunjukkan peningkatan sejak tahun 2020. Data Pusiknas yang dikutip BaleBengong mencatat 93 kasus pada 2020, naik menjadi 117 kasus pada 2021, dan kembali meningkat menjadi 144 kasus pada 2022. Pada tahun 2023, angka tersebut masih cukup tinggi, berada pada kisaran 135 kasus. Tren ini berlanjut hingga 2024 dan menunjukkan bahwa masalah ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Untuk tahun 2025, hingga saat ini belum tersedia rekap resmi dari sumber tepercaya. Meskipun begitu, ketiadaan data bukan berarti persoalannya hilang, melainkan bisa menjadi tanda bahwa masih ada banyak kasus yang belum tercatat. (Sumber: https://balebengong.id/menelusuri-angka-bunuh-diri-di-bali/)
Berbagai laporan menunjukkan bahwa tekanan yang memicu kasus-kasus ini bisa datang dari banyak arah. Namun, sebagian besar berawal dari persoalan finansial, seperti utang yang menumpuk, pemasukan yang tidak menentu, hingga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di samping itu, relasi keluarga yang kurang harmonis, tuntutan akademik, hubungan sosial yang rumit, lingkungan yang kurang sehat, dan rasa kesepian yang terus bergema dalam diri ikut memperberat beban yang sudah ada.
Link Bantuan/Hotline
Persoalan ulah pati tidak bisa diselesaikan dengan memberi label dosa, lemah, atau kurang iman. Penilaian seperti itu justru memperdalam luka, menutup ruang dialog, dan mengasingkan mereka yang tengah berjuang. Karena ulah pati bukan sekadar akhir dari hidup seseorang, melainkan kisah tentang bagaimana seseorang sudah terlalu lama merasa sendirian dalam pertarungan yang sunyi tanpa pegangan, tanpa suara yang bertanya apakah mereka masih mampu bertahan.
Apabila situasi terasa semakin berat, menimbulkan keputusasaan, atau berada dalam kondisi krisis, tersedia layanan yang siap memberikan bantuan secara rahasia, empatik, dan profesional. Tidak perlu menghadapi keadaan tersebut seorang diri.
Layanan bantuan yang dapat dihubungi:
- SEJIWA / 119 ekstensi 8 layanan konseling pemerintah untuk dukungan krisis dan kesehatan mental.
SEJIWA adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Jakarta, dengan fokus pada perlindungan anak baik di dunia nyata maupun dunia maya.
- Healing119 layanan konseling online (chat atau WhatsApp: +62 813-8007-3120; informasi lebih lanjut di healing119.id).
Layanan Hotline Kesehatan Mental dan Bunuh Diri Kementerian Kesehatan
- Hotline lokal Bali seperti LISA Helpline, BISA Helpline, atau layanan darurat 112 / 0361-223333 untuk rujukan konseling di Denpasar dan wilayah sekitar.
BISA Helpline (bagian dari Bali Bersama Bisa Foundation) adalah layanan dukungan krisis mental dan emosional gratis yang didirikan untuk membantu siapa saja di Indonesia
Penulis:
-
Wahyu
- Mira
- Juli







































