Singaraja – Suasana di GOR Atas Jineng Dalem pada Kamis (8/1/2026) tampak sangat meriah. Ribuan mahasiswa berkumpul untuk menyaksikan babak penyisihan hari pertama pertandingan futsal dan bola basket antarfakultas. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-33 Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).
Acara ini berlangsung dari pagi hingga malam. Pertandingan berjalan sangat seru dan penuh semangat, tetapi tetap dalam suasana kekeluargaan. Pada cabang futsal, terdapat pertandingan Grup A yang mempertemukan tim dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas MIPA, serta Fakultas Bahasa dan Seni. Agar pertandingan tetap berjalan jujur dan tertib, ada empat wasit yang bertugas di lapangan, yaitu Ketut Diva Astrawan Putra, Dana Rizky Deyanto Putra, Gede Mahendra Wijaya Putra, dan I Made Danny Prayudya. Berkat kepemimpinan mereka yang tegas, pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi ini tetap dapat dikendalikan dengan baik tanpa kendala. Untuk babak penyisihan di grup A ini, Fakultas MIPA dan Fakultas Olahraga dan Kesehatan berhasil melaju ke tahap selanjutnya.
Tidak kalah menarik, cabang bola basket juga berlangsung ramai dengan menggunakan sistem round robin. Lewat sistem ini, semua fakultas yang ikut berpartisipasi akan saling bertemu dan bertanding. Fakultas yang ikut serta sangat lengkap, mulai dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas MIPA, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial. Seluruh mahasiswa tampak antusias memberikan dukungan dari tribun GOR Atas Jineng Dalem. Selain untuk berkompetisi, ajang ini menjadi tempat yang pas untuk mempererat rasa kebersamaan antarmahasiswa di momen ulang tahun Undiksha yang ke-33 ini.
Pemilihan lokasi di GOR Atas Jineng Dalem ini memberikan aura semangat yang sangat luar biasa. Tribun yang melingkar penuh oleh sorak-sorai mahasiswa yang membawa berbagai atribut fakultasnya masing-masing. Teriakan semangat dan nyanyian dukungan tidak berhenti sepanjang pertandingan berlangsung.
Antusias tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga memiliki manfaat lain bagi mahasiswa. Saat ditanya mengenai manfaat kegiatan ini selain memupuk rasa kebersamaan, salah satu panitia pelaksana yaitu Bagus menyampaikan kesannya, “Cukup seru, dan juga sama semua fakultas menurunkan semua mahasiswanya, jadi atmosfer yang ada di tribun ini juga terasa dan membuat kegiatan ini menjadi lebih seru. Selain memupuk kebersamaan antarfakultas, kita juga bisa-bisa saling bonding di sini sama fakultas sendiri. Apalagi kan, sebelumnya di FTK sendiri tidak ada ospek, jadi kita bisa bersama di sini untuk bersama-sama mendukung fakultas masing-masing seperti itu.”
Dengan atmosfer tribun yang penuh semangat serta antusias mahasiswa dari berbagai fakultas, babak penyisihan ini tidak hanya menghadirkan persaingan yang sportif, tetapi juga menjadi ruang temu yang mempererat relasi antarmahasiswa. Sorak-sorai supporter, kekompakan tiap fakultas, serta partisipasi aktif panitia menjadi bukti bahwa kegiatan ini mampu menghadirkan energi positif bagi kehidupan kampus, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fakultas dan lingkungan kampus.
Penulis:
-
Tim 2:
Linsa
Pavita
Arya
Dhyana
Miranda
Juli

















































