Singaraja — Selasa, 13 Januari 2026, penampilan Wenara Gank menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Expo Dies Natalis Universitas Pendidikan Ganesha ke-33.
Kelompok ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) yang bersatu dalam satu panggung pertunjukan seni.
Perwakilan Wenara Gank, Tito dari FHIS, menjelaskan bahwa nama Wenara Gank berawal dari keterlibatan mereka dalam parade Dies Natalis. Konsep performance terinspirasi dari kisah Subali dan Sugriwa, serta tokoh Dewi Anjani, yang identik dengan sosok wanara atau kera dalam mitologi Bali. Inspirasi tersebut kemudian dikembangkan bersama hingga menjadi identitas kelompok.
Sementara itu, Rendra dari FIP mengungkapkan bahwa performance kali ini mengangkat tema Jembatan Situbanda, sebuah kisah dalam mitologi Hindu yang menceritakan pembangunan jembatan oleh Dewa Rama. Tema tersebut dipilih karena merepresentasikan nilai persatuan, kerja sama, dan gotong royong yang selaras dengan semangat Dies Natalis Undiksha.
Melalui performance ini, Wenara Gank ingin menyampaikan pesan bahwa kolaborasi antarfakultas bukanlah bentuk persaingan, melainkan wujud kebersamaan sebagai satu keluarga besar Universitas Pendidikan Ganesha. “Kami ingin menunjukkan bahwa FIP dan FHIS bukan berkompetisi, tetapi bersaudara,” ujar Rendra.
Terkait persiapan, Tito menambahkan bahwa proses latihan telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dimulai sejak persiapan parade hingga penampilan di expo. Penampilan Wenara Gank pun mendapat respons positif dari pengunjung dan menjadi simbol kolaborasi civitas akademika dalam perayaan Dies Natalis Undiksha ke-33.
- 0-3840×2160-0-0-{}-0-24#
Penulis:
-
Tim 7 Liputan Dies Natalis
- Dayu










































